Langsung ke konten utama

OBYEK WISATA KOTABARU

Belum lengkap kalu wisata ke Kabupaten Kotabaru kalau kita belum mengunjungi pantai Gedambaan 14 km dari Kota Kotabaru dengan tempat wisata pantai dengan pasir putihnya tersebut pemandangan yang khas dan ditambah sarana pendukung seperti Cottage (penginapan), Mushola, Kolam Pemancingan dan Warung Makan serta tempat duduk yang banyak tersedia. Dengan sarana parkir yang luas akan memudahkan kita untuk berpiknik di Pantai Gedambaan. Dan tidur di Cottage Pantai Gedambaan.

Acara adat Macceratasi

Pantai Gedambaan yang lebih terkenal dengan Sarang Tiung tersebut, pada musim liburan memang selalu ramai, namun pada tahun baru semakin ramai dibandingkan hari libur biasa.
Ribuan pengunjung sudah memadati pantai sejak Sabtu sore, dengan setia mereka mengikuti upacara adat pemotongan hadangan (kerbau), sebagai bentuk rangkaian ritual adat tersebut.
Acara adat dilanjutkan dengan pelepasan perahu bagang (alat tangkap teri) ke laut. Ratusan perahu nelayan jenis Balapan berjejer disepanjang garis pantai, guna dilepas secara simbolis menuju bagang di sekitar pantai Sarang Tiung.
Dilanjutkan dengan acara tari-tarian adat yang bertujuan menghibur masyarakat dan pengunjung, serta doa bersama agar tahun baru membawa berkah bagi semua masyarakat.
Sementara, pengunjung yang datang tidak hanya sekedar menyaksikan upacara adat secara langsung melainkan juga menikmati keindahan pantai sarang tiung tersebut.
Ribuan pengunjung yang terdiri dari orang tua, anak-anak serta pasangan muda mudi terlihat asik dengan kegiatan masing-masing. Ada yang bermain pesawat mainan dari gabus yang bisa diterbangkan di sekitar pantai.
Ada yang bermain bola ada yang asik membuat bangunan pasir, serta pengunjung yang hanya hilir mudik menikmati Ada yang bermain bola ada yang asik membuat bangunan pasir, serta pengunjung yang hanya hilir mudik menikmati pemadangan. Keramaian tersebut ternyata membawa rejeki bagi pedagang kaki lima yang berjualan di tengah keramaian tersebut. Namun, dibalik itu semua diharapkan upacara adat sebagai satu diantara ribuan kebudayaan Kotabaru, tidak dicemari dengan kegiatan negatif.

Pemandian Air Panas

Selain Pantai Gedambaan yang selalu padat pengunjungnya, wisata alam air panas di Desa Sigam juga memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjungnya.
Banyaknya pengunjung ke lokasi air panas Desa Sigam karena adanya anggapan dengan mandi air panas di Km 4 tersebut dapat membantu menyebuhkan penyakit kulit, walau penyakit tersebut sebelumnya sudah diobati dan tidak kunjung sembuh. Selain itu mandi air panas juga dipercayai dapat membugarkan tubuh yang letih dan lelah setelah bekerja keras.

Batu Jodoh

Batu Jodoh terletak di Pantai Aru Kecamatan Pulau Laut Selatan merupakan tempat yang dipercaya oleh masyarakat sebagai tempat terkabul segala ikrar sepasang kekasih. Perjanjian atau ikrar dilakukan dengan duduk di atas kedua batu tersebut kemudian sepasang kekasih tersebut saling berikrar dengan begitu mereka meyakini bahwa ikrar mereka tersebut dapat terkabul. Keyakinan ini sudah dipercaya masyarakat secara turun temurun sehingga banyak wisatawan yang melakukan ikrar di atas batu tersebut sebagai pembuktian dari keyakinan masyarakat.

Temuluang, Goa Termahal di Kalimantan Selatan

Dari luar, Goa Temuluang tak menarik. Mulut goa penuh semak belukar. Untuk mencapainya juga harus lewat jalan setapak. Itulah sebabnya goa di dekat Desa Bangkalaan Dayak, Kecamatan Kelumpang Hulu, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, itu bukan obyek wisata terkenal.
Namun, kesan pada Temuluang tadi bisa berubah begitu kita menyusurinya. Dalam goa horizontal itu ada aliran sungai di lorong gelap. Menurut warga, panjang Temuluang mencapai empat kilometer, tiga kilometer di antaranya berupa alur sungai selebar sekitar enam meter dengan dalam sekitar tiga meter. Untuk menyusuri Temuluang tidak cukup dengan berjalan kaki. Pengunjung juga perlu jukung ketinting, yakni perahu motor tempel.
Di Kalimantan Selatan (Kalsel) kondisi seperti itu diperkirakan cuma ada pada Goa Temuluang. Selama ini dalam memperkenalkan obyek wisata goa di Kalsel yang disebut-sebut hanya Goa Batu Hapu, Berangin, Mandala, Kelelawar, Liang Kantin, Liang Hadangan, Batu Benawa, dan Sugong. Goa Temuluang tidak pernah disebut.

Komentar

  1. weh..ada jua nang bagus di wadah kita sekalinya lah..he he

    BalasHapus
  2. coba cari lagi yang indah di kotabaru ya.kusarankan di kec. Hampang tapi ga komersial sih.ada gua kapur bekas persembunyian waktu perang lho

    BalasHapus
  3. makasih atas saran-nya..ntar saya cari lagi objek wisata di kab. kotabaru yang tercinta (pengen pulang jadi-nya)

    BalasHapus
  4. wow .. sarang tiung!! Tak terhitung sudah berapa kali camping di sini sejak jaman SMP & SMU nan ceria dulu :mrgreen:

    Salam knal. Anyway blog ownernya orang kotabaru kah?

    BalasHapus
  5. Alhamdulillah, sangat membantu.
    apalagi sekarang kami lagi touring ke kotabaru.
    terimakasih ya sob

    BalasHapus
  6. slam knl wt rkn smw bravo kotabaru

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

AMD "akan" hentikan penggunaan Stiker di Laptop

"Benci" ketika perusahaan Laptop (notebook) maupun netbook membubuhkan setengah lusin Stiker "merek" untuk laptop seharga $ 1.200 baru milik anda?. Anda membeli gadget baru eh malah dapet Stiker... Sekarang kita bandingkan dengan ketika anda membeli mobil mewah "baru" yang ditempeli dengan stiker permanen mempromosikan oli motor, tikar lantai, AC, speaker. Emangnya lagi jualan Stiker?..dan ji ka Anda kupas, perekat Stiker sering meninggalkan residu (kotor) yang dapat mengganggu pemandangan pada lapisan yang ditinggalkannya. Meskipun tidak semua orang membenci mereka (stiker), bahkan jika ngak ada "Stiker"nya ntu gadget terlihat ngak KEREN... R aksasa seperti Intel dan Microsoft "selalu" membubuhkan Stiker pada produk mereka, karena mereka tau bahwa itu merupakan ruang "Sponsor" gratis...kalo gitu harusnya kalo ngak pake Stiker harganya bisa lebih miring dong (maunya sih)...hal ini  tidak akan berubah (setidaknya ti...

Rahasia umur sapi, monyet, anjing & manusia

From: ria rahmawati Di awal zaman, Tuhan menciptakan seekor sapi. Tuhan berkata kepada sang sapi "Hari ini kuciptakan kau!Sebagai sapi engkau harus pergi ke padang rumput. Kau harus bekerja di bawah terik matahari sepanjang hari. Kutetapkan umurmu sekitar 50 tahun." Sang Sapi keberatan "Kehidupanku akan sangat berat selama 50 tahun. Kiranya 20 tahun cukuplah buatku. Kukembalikan kepadamu yang 30 tahun" Maka setujulah Tuhan. Di hari kedua, Tuhan menciptakan monyet. "Hai monyet, hiburlah manusia. Aku berikan kau umur 20 tahun!" Sang monyet menjawab "What? Menghibur mereka dan membuat mereka tertawa? 10 tahun cukuplah. Kukembalikan 10 tahun padamu" Maka setujulah Tuhan. Di hari ketiga, Tuhan menciptakan anjing. "Apa yang harus kau lakukan adalah menjaga pintu rumah majikanmu. Setiap orang mendekat kau harus menggongongnya. Untuk itu kuberikan hidupmu selama 20 tahun!" Sang anjing menolak : "Menjaga pintu sepanjang hari selama 20 tahu...

Analisa saya untuk menyanggah analisa kakak

Judul yang aneh bukan.. Ini adalah posting buat temen-temen Mahasiswa Matematika 2006 yang telah mengomentari posting saya yang berjudul "indonesiaundercover-fmipaunlamkalsel.blogspot.com" dan juga sebagai permintaan maaf kepada kalian temen-temen semua. Komen di posting tersebut selengkapnya adalah sebagai berikut: Anonim berkata... Tolong dalam mengambil kesimpulan lebih diperhatikan lagi keseluruhan dari artikel yg dibuat. Saya sebagai mahasiswa matematika sangat kecewa karena anda hanya menganalisis sebagian dari artikel yang dibuat olehnya.. Coba anda baca lagi artikel yang berjudul "Mahasiswa Farmasi yang Nggak Konsisten". Pada artikel tersebut : "Ngomongnya English Area, Pengumumannya Bahasa Indonesia" itu yang dikatakan oleh pak Azidi Irwan pada saat anak bio ngambil modul praktikum di lab pengembngan fisika. Mahasiswa yang berpura-pura ngomong bahasa inggris agar kelihatan intelek sedikit padahal cuma gayanya doang." Menurut saya, hal it...